Monday, December 19, 2011

GRAFIKA)>> TUGAS AKHIR GRAFIKA SEMESTER SATU

TUGAS AKHIR SEMESTER SATU


PENGANTAR ILMU GRAFIKA











Disusun Oleh:
Tika Safitri
Penerbitan
11310025

Dosen Pembimbing:
Bpk. Jimmy Paat



POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF JAKARTA
Jl. Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640, Telp. 021-7864753-55 Fax 021-7864756
19 Desember 2011


KATA PENGANTAR
            Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Syukur Alhamdulillah, kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas pertolongan-Nya dan petunjuk-Nya akhirnya selesailah Tugas Akhir Semester Satu mata kuliah Pengantar Ilmu Grafika saya ini.
            Walaupun dalam penyusunan laporan ini saya sedikit mengalami kesulitan, namun berkat adanya berbagai referensi dari buku-buku dan artikel-artikel yang saya dapati, akhirnya saya dapat merampungkan penggarapannya. Karena itu, saya tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada sumber-sumber yang terkait.
            Saya menyadari bahwa hasil Tugas Akhir Semester Satu Pengantar Ilmu Grafika saya ini masih jauh dari sempurna. Baik dari segi isi maupun penampilan. Ini semata-mata karena keterbatasan pengetahuan saya. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat saya harapkan guna perbaikan dan kesempurnaan tugas akhir saya di masa yang akan datang. Semoga tugas akhir saya ini dapat berguna bagi semua yang membacanya. Khususnya dapat disahkan oleh dosen pembimbing saya; Bpk. Jimmy Paat agar tugas akhir saya di mata kuliah beliau ini dapat menjadi tiket perbolehan untuk saya mengikuti Ujian Akhir Semester Pertama mata kuliah Pengantar Ilmu Grafika yang akan diselenggarakan di awal tahun 2012 mendatang. Demikian, tanpa mengurangi rasa hormat, saya ucapkan banyak terima kasih.


Jakarta, 19 Desember 2011
Tika Safitri




PENDAHULUAN

Grafika atau yang biasa disebut Percetakan, merupakan bagian terpenting pada perusahaan penerbitan. Namun keberadaan percetakan tidak mutlak harus ada. Artinya perusahaan penerbitan tidak secara mutlak harus memiliki percetakan sendiri. Sehingga jasa perusahaan percetakan sangat dibutuhkan demi keberlangsungan hidup perusahaan penerbitan yang tak memiliki percetakan sendiri, maupun perusahaan penerbitan yang sudah dilengkapai fasilitas mesin pencetak, namun sedang menglami kerusakan atau reparasi.
Pertama kali metode cetak diperkenalkan oleh Johannes Gutenberg pada tahun 1440 dengan inspirasi uang logam yang digesekkan dengan arang ke atas kertas. Relief uang logam menimbulkan ide untuk membuat permukaan dengan tinggi bervariasi. Hal ini dikenal dengan nama cetak tinggi. Hal itu menjadikan Cetak Tinggi merupakan cetak yang paling kuno. Namun dari kemunculan pertama cetakan tersebut, muncullah beberapa proses-proses cetakan baru, diantaranya yaitu Cetak Flexo, Cetak Dalam, Cetak Saring (Sablon), Cetak Ofset dan juga Cetak Datar.


1. PENGERTIAN DAN DEFINISI GRAFIKA/PERCETAKAN
Dalam aspek bahasa kata Grafika diartikan sebagai Huruf atau Lambang, yang diambil dari bahasa Yunani; Graphos. Dan dari segi definisi, Grafika merupakan segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Maka Grafika sejauh ini dapat diindentifikaskan dengan sebutan Percetakan atau proses kegiatan cetak-mencetak. Dan percetakan itu sendiri memiliki definisi sebagai proses sebuah industri untuk memproduksikan massal tulisandan gambar terutama dengan tinta di atas kertasdengan menggunakan sebuah mesin cetak.

2. PROSES KERJA PERCETAKAN
          PRACETAK/PREPRESS
            Unit Pre Press dikenal juga sebagai tahap persiapan. Unit atau bagian ini bertugas mengolah materi yang akan dicetak hingga menjadi acuan cetak.
            Proses kerja unit percetakan dimulai dengan menerima order cetak yang sudah jadi. Artinya order pencetakan buku, koran atau majalah diterima dalam bentuk sudah selesai lay out (dummy). Berikutnya, petugas pencetak akan membuat plat (plat making) dengan kemudian mencetaknya sebanyak eksemplar yang telah di order, dimana dapat disebutkan sebagai proses selanjutnya, yaitu proses Percetakan/Press.
  
Dalam melaksanakan pekerjaannya, unit ini berkaitan erat dengan peralatan dan perlengkapan, seperti:
            Komputer, Printer, dan Scanner.
            Camera, Film Processor, dan Plat Processor.
            Image Setter (CTF) dan Plat Setter (CTP)
            Plate Maker (Printing down frate)
            Light Table (meja berkaca yang dibawahnya terdapat lampu), Film, Plate, Chemical (Developer dan Fixer)
            Proses berikutnya, master plat baja yang merupakan bagian dari isi penerbitan dipasang pada mesin cetak sesuai dengan tempatnya. Mesin cetak kemudian diisi dengan tintasesuai dengan jumlah warna yang ada. Kalau warna sparasi aslinya ada 4 (empat), yaitu Cyan (biru kehijauan), Magenta (merah kekuningan), Yellow (kuning), dan Black (hitam). Atau biasa disingkat dengan CMYK. Lalu, jika semuanya sudah siap, mesin baru berputar. Kecepatan perputaran mesin mencapai 80 ribu eksemplar tiap jamnya (mesin Goss tipe Urbanite).

PRE PRESS
CTP = Computer to Plat
CTF = Computer to Film
CTTP Trendsetter 800 III

PENCETAKAN/PRESS
Press merupakan proses pengomplitan menyusun halaman menjadi satu buku lengkap namun belum bersama sampulnya.

PASCA PRESS/FINISHING
Katern = bagian terkecil dari buku.
Tujuan lipatan/katern adalah untuk mendapatkan halaman buku.

Katern dilipat menghasilkan, antara lain:
2 (dua) lembar, 4 (empat) halaman menghasilkan halaman buku ukuran kertas Polio.
4 (empat) lembar, 8 (delapan) halaman menghasilkan halaman buku ukuran kertas Quatro.
8 (delapan) lembar, 16 (enam-belas) halaman menghasilkan halaman buku ukuran kertas Oktavo.
Lipatan Paralel untuk brosur.
Lipatan Silang untuk katern/buku/majalah.

NAMA-NAMA MESIN CETAK OFFSET
Mesin Cetak 1 (satu) Warna (warna apa saja):
Roland 03
KWRS 02
Roland 200
Roland 200 dapat menghasilkan oplah sebesar 10.000 eksemplar per jam dengan kertas berukuran 52x72 8 halaman, namun hal tersebut tergantung pada jenis kertas yang akan diproses.
Mesin Cetak 2 (dua) Warna:
Oliver 272EP 11
Bisa mencetak bolak balik sekaligus (perfecting) atau hanya dengan sekali lintasn (straight system).
Mesin Cetak 4 (empat) Warna:
Oliver 472EDII
Kekurangannya tidak dilengkapi unit pengering (wet on wet).

MESIN PERALATAN PERCETAKAN (PRESS)
Mesin Computer Offset Lithographi
Mesin Computer Screen
Mesin Computer Digital
Mesin Computer Foil
Mesin Computer Emboss

PLAT
Di plat terdapat image area dan non image area. Hanya bagian plat yang terdapat gambar-gambarnya sajalah (image area) yang dapat menarik tinta, sehingga terjadi proses pencetakan pada suatu media cetak. Terkecuali terjadinya oksidasi pada plat, maka akan ikut serta tercetak, mengakibatkan cetakan harus di ulang.
GOMME
Gomme bersifat melapisi permukaan plat cylinder agar terhindar dari terjadinya pengoksidasian.
DOUBLE SHEET DETECTOR
Ouble sheet detector berupa inframerah. Berfungsi mengatasi kerangkapan kertas yang akan diproses.

TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN
Perusahaan penerbitan, baik yang memiliki percetakan sendiri maupun yang mencetaknya pada sebuah perushaan percetakan harus mengolah penerbitannya itu sampai selesai proses layout. Hal tersebut karena ada terkaitannya dengan pertanggungjawaban tentang isi terbitannya. Pihak percetakan hanya memenuhi tugas melaksanakan pekerjaannya yaitu mencetak dan tidak sama sekali untuk bertanggung jawab atas isi terbitannya. Maka bisa diperhatikan pada tiap-tiap cetakan buku pasti memiliki label bertera “Isi di luar tanggung jawab percetakan” pada bagian depan buku.

BIDANG PERAWATAN MESIN PERCETAKAN
Perawatan mesin dilakukan 2 jam sebelum mesin bekerja dan satu jam setelah mesin bekerja. Hal ini harus rajin dan kontinue dilakukan agar menjaga kualitas pencetakannya. Karena mesin-mesin yang kotor dan kurang perawatan, hasil cetakanya tidak akan bersih sehingga menyulitkan pembaca.

PENUTUP
            Alhamdulillah. Demikianlah tugas akhir Pengantar Ilmu Grafika saya sebagai persyaratan ketentuan mengikuti Ujian Akhir Semester Pertama yang akan diselenggarakan mulai tanggal 3 Januari 2012 mendatang. Sekali lagi apabila terdapat kesalahan penjelasan ataupun pengetikan, saya selaku penulis sepenuhnya tugas akhir pengantar ilmu grafika ini mengucapakan beribu maaf.
            Kekhilafan adalah milik saya, dan kesempurnaan hanya milik Allah. Wassalam.

Dengan hormat,


Tika Safitri


DAFTAR PUSTAKA
Diktat Pengantar Ilmu Grafika Semester Pertama, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta
Djuroto, Totok. Manajemen Penerbitan Pers. Bandung: Penerbit PT Remaja Rosdakarya, 2002, hlm 25-32.

No comments:

Post a Comment